Kepergian Penyet.

     Eitsss pasti pada bertanya-tanya siapa itu Penyet hahaha. Jadi barusan saya buka twitter, lalu mendapati Elsa sama Frida ribut ngomongin Si Penyet, katanya dia baru mati. Ya ampun :(

     Kemarin, sewaktu pulang renang, saya sama Vicky seperti biasanya nggak langsung pulang. Tiba-tiba Bayu ngedatengin kita dan nyuruh kita buka tasnya. Kita buka pelan-pelan karena takut Bayu udah menjadi salah satu anggota teroris bom berkedok tas ransel. Ketika kita buka, ternyata ada makhluk hijau-hijau imut bersarang di wadah kecil di tasnya.

     Saya sama Vikcy sama-sama cengo, tiga detik kemudian.

“AAAAAAAAAAAAAAA!!!! BAYU APA ITUUUUUUUUU?!!! X_X”

     Seperti habis dikejar buto ijo kita langsung teriak kayak orang kesurupan. Lalu Bayu bilang dia nggak sengaja nemu burung hijau imut itu di jalan, karena nggak bisa terbang jadi dia masukin ke dalam tasnya. How sweet.

     Sehabis itu kita berdebat memikirkan nama buat si hijau imut itu. Berhubung dia masih kecil banget, yaa kira-kira kepalanya cuma sebesar jempol tangan, maka saya kasih saran buat kasih dia nama “Penyet.” Elegan bukan saudara-saudara? Kenapa Penyet? Karena saking imutnya saya mau megang juga takutnya stadium-mau-mati. Takut saya megang terlalu kenceng sampei kepalannya pecah dengan otak terburai. Oh God, I am getting so psycho -_-

     Si Penyet ini suaranya bagus banget loh! Seharusnya ikut audisi Indonesian Avian Idol. Lucunya sewaktu Wawa niru-niru suara burung, Si Penyet ini ikut-ikutan berciap-ciap juga nyamain suaranya sama Wawa. Sepertinya dia punya daya tangkap yang cukup tinggi hahaha. Terus Elsa dengan baik hati bilang mau pelihara si Penyet. Bersangkarkan wadah bekas pop-ice, Si Penyet ditaruh di bagasi depan motornya. Dikiranya Si Penyet ini bakal hidup lama, tapi ternyata semesta berkata lain. Dia mati karena nggak mau makan (serius!!)

Sedihnya Si Penyet belum sempet kita foto. Tapi kira-kira ya begini lah rupanya. Dengan ukuran yang lebih kecil sedikit.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Penyet mirip-mirip yang sebelah kanan. Bedanya Penyet gak suka ciuman.

.

.

.

Pertemuan kita terlampau singkat.

.

Dadah Penyet! Semoga jadi nominasi burung-burung bersuara indah di surga!